02
Des

5 Hal yang Perlu Diketahui Saat Membangun Villa

5 Hal yang Perlu Diketahui Saat Membangun Villa | Foto artikel Arsitag

Villa merupakan suatu fasilitas tempat tinggal sementara yang biasanya terletak di daerah dengan hawa sejuk, seperti misalnya di wilayah pegunungan, dataran tinggi, di pinggiran kota, ataupun di wilayah pantai. Villa biasanya dimiliki oleh perorangan yang terletak jauh dari keramaian dan bisa disewakan untuk tempat tinggal sekaligus liburan.

Villa merupakan pilihan tempat tinggal yang tergolong sangat nyaman untuk menenangkan diri dan berekreasi, karena biasanya dibangun di tempat yang masih alami dengan kepadatan penduduk yang masih relatif sedikit. Maka, idealnya villa ditempati pada akhir pekan atau musim liburan.

Pada umumnya, villa menyediakan fasilitas hiburan seperti taman bunga, arena bermain anak, danau atau kolam pemancingan, fasilitas olahraga, serta berbagai sarana rekreasi lainnya. Villa juga dilengkapi dengan peralatan dan fasilitas penunjang kegiatan sehari-hari seperti di rumah Anda sendiri.

Dari segi arsitektur, salah satu tuntutan desain dari villa adalah bagaimana caranya mengarahkan pemandangan dari dalam ke pemandangan di luar yang potensial seperti gunung, pantai atau pemandangan indah lainnya.

Hal yang perlu diperhatikan saat membangun villa

1. Persiapkan modal yang cukup

Modal merupakan salah satu faktor yang sangat penting untuk diperhitungkan dengan matang terlebih lagi bagi Anda yang akan membangun villa, baik itu untuk tujuan bisnis dan bukan untuk kepentingan pribadi. Besaran dana bisa disesuaikan dengan tema dan lokasi.

2. Lokasi

Sebuah villa identik dengan tempat untuk berlibur dan menenangkan diri. Untuk itu, kebanyakan villa dibangun di tempat yang masih sepi atau di dekat tempat-tempat wisata, seperti gunung atau pantai. Perhatikan akses ke lokasi villa Anda, pastikan lokasi villa dapat diakses dengan mobil dan bus.

3. Pilih dekorasi dan konsep yang tematik

Dalam mendekorasi sebuah villa, ada baiknya untuk memilih tema atau konsep yang unik dan dekat dengan alam. Hindari pemilihan desain villa yang modern, kontemporer, atau minimalis karena konsep tersebut sudah sangat umum ditemui di rumah-rumah biasa di perkotaan. Sebaiknya pilih tema yang dekat dengan alam, seperti mendesain ruangan dengan tema dan dekorasi ala pedesaan, etnik, atau ala pantai/nautical dengan elemen tropis yang khas.

4. Perhatikan jumlah kamar dan penataan ruang

Menentukan jumlah kamar harus didasari pada konsep dan tujuan dari villa. Jika villa yang akan dibangun adalah villa pribadi, maka jumlah kamar tidak perlu banyak, cukup 2 hingga 3 kamar. Namun, jika villa dibangun bukan untuk tujuan privat, sebaiknya buat jumlah ruangan yang lebih banyak, minimal 5. Dengan begitu, villa dapat digunakan oleh rombongan wisata atau keluarga besar yang ingin berlibur.

Penataan ruang juga meliputi pemisahan antara area pribadi seperti kamar tidur dan kamar mandi dengan area yang lebih terbuka seperti ruang tamu, ruang bersantai, ruang menonton TV, atau ruang baca. Kamar mandi sebaiknya ada di setiap kamar tidur, tetapi apabila tidak memungkinkan, Anda bisa membuat satu kamar mandi di tengah-tengah atau di antara 2 kamar tidur.

5. Buat lanskap dan taman yang indah

Saat membuat villa, bagian eksterior, lanskap, dan taman juga harus dibentuk dan dirawat sebaik mungkin. Desain lanskap dan taman harus lebih ditekankan, mengingat penghuni villa yang mayoritas lebih sering melakukan kegiatan di luar ruangan dibandingkan di dalam ruangan.

Buatlah taman-taman yang indah dengan bunga atau tanaman yang khas dengan daerah tersebut. Tambahkan juga patio, ayunan, kursi, meja taman, hingga lampu taman di sekitarnya agar penghuni dapat menikmati suasana taman baik di siang atau malam hari.

Arsitek Rumah Tinggal | Arsitek Bangunan Komersial | Desainer Interior | Arsitek Bangunan Hijau(Green Design Architect) | Arsitek lanskap | Arsitek Urban | Arsitek Kawasan Industri (Industrial Architect) |